Jumat, 25 Maret 2016

saya gak tau harus menunpahkan kekesalan ini dengan siapa kalau urusannya sudah berhubungan dengan uang. saya gak pernah punya rasa curiga dengan orang - orang yang selama ini ada didekat saya, saya rasa mereka tulus bekerja dan menolong, karena selama ini gak pernah ada kejadian kehilangan uang dikeluarga saya.

sekembalinya dari KL saya memang selalu gak punya uang rupiah, karena baru sampai rumah saya males juga nuker uang jauh - jauh ke jogja dan memasukannya ke ATM. saya baru sadar ketika saya mau menukar uang di barumun, uang saya raib 200 ringgit. setara dengan 600 ribu. kesal tapi saya juga mikir mungkin ibadah saya kurang, sedekah saya kurang jd saya dikasih cobaan ini. sudah saya ikhlaskan dan tidak pernah saya bahas dengan keluarga saya. tapi... beberapa hari ini saya juga kecolongan lagi. dua kali dengan nominal yang sama 100 rb dengan 100 rb. kesal dan ingin marah.. memang bukan nominal yang besar tapi kemarahan saya muncul karena kenapa enat orang yang mengambil atau makhluk dari manapun itu mengambil dan terus mengambil jirih payah saya. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

link within

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...