sangatlah sulit berdamai dengan keadaan. ketika saya sendiri sulit memahami perasaan saya yang sangat kalut, bagaimana saya bisa memahami saudara sedarah saya sendiri. ketika seseorang hanya bisa menyalahkan; hanya ada ego dimatanya. saya kesal dan saya tidak bisa melawan. hanya nanar yang akhirnya jatuh dipelupuk mata saya.
sepecundang inikah saya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar