Kamis, 31 Maret 2016
73!
alhamdulillah walaupun godaan icip sana - sini begitu besar tapi ketika saya pergi ke dokter dan 'iseng' nimbang.. jarum timbangan bergerak ke kiri. alhamdulillah dari 78,75,74 dan akhirnya 73! saya tidak sabar sampai pada target saya 65! yeeeesss.. never give up and never eat rice! ❤️
Sabtu, 26 Maret 2016
sangatlah sulit berdamai dengan keadaan. ketika saya sendiri sulit memahami perasaan saya yang sangat kalut, bagaimana saya bisa memahami saudara sedarah saya sendiri. ketika seseorang hanya bisa menyalahkan; hanya ada ego dimatanya. saya kesal dan saya tidak bisa melawan. hanya nanar yang akhirnya jatuh dipelupuk mata saya.
sepecundang inikah saya?
No Rice but Eat Everything?
pada hari ini genap 40 hari saya berdiet no too much Karbo. kata - katanya jadi saya rubah sedikit, karena selama dirumah beberapa kali saya icip makan nasi. jujur makan nasi buat saya sekarang membuat perut terasa begah, pokoknya nggak enak gitu rasanya. ternyata saya lebih memilih makan lauk dan sayur dan gak minum manis daripada makan seperti pola makan saya sebelumnya. hal ini sudah saya buktikan ketika saya makan penyetan sambal geprek. bayangkan ayam penyet dan sambal bawang tanpa nasi? so bad. tapi ketika saya pesan nasi setengahnya saja memang tidak bisa habis. dan ini membuat teman saya heran.
ternyata kebiasaan hidup gak pakai nasi tidak begitu menyiksa seperti bayangan saya sebelumnya. memang dirumah saya gak nimbang lagi, saya hanya mencoba rutin minum lemon infused water (karena kalau saya peras harga lemon disini harganya selangit. kan sayang) dan rutin minum teh hijau tiap pagi dan sore. it works! trust me. perut saya mengecil, saya bahagia baju - baju lama bisa terpakai lagi dan yang terpenting badan kita leluasa bergerak tanpa lemas.
makan biasa pun gak apa - apa menurut saya, apalagi banyak asupan protein katanya justru lebih baik tapi memang harus lebih banyak minum air putih, karena kalau gak kasian lambungnya mencerna protein lebih sulit mencerna karbohidrat. okay semangat diet buat semua. badan sehat bonus Langsing ❤️
Jumat, 25 Maret 2016
saya gak tau harus menunpahkan kekesalan ini dengan siapa kalau urusannya sudah berhubungan dengan uang. saya gak pernah punya rasa curiga dengan orang - orang yang selama ini ada didekat saya, saya rasa mereka tulus bekerja dan menolong, karena selama ini gak pernah ada kejadian kehilangan uang dikeluarga saya.
sekembalinya dari KL saya memang selalu gak punya uang rupiah, karena baru sampai rumah saya males juga nuker uang jauh - jauh ke jogja dan memasukannya ke ATM. saya baru sadar ketika saya mau menukar uang di barumun, uang saya raib 200 ringgit. setara dengan 600 ribu. kesal tapi saya juga mikir mungkin ibadah saya kurang, sedekah saya kurang jd saya dikasih cobaan ini. sudah saya ikhlaskan dan tidak pernah saya bahas dengan keluarga saya. tapi... beberapa hari ini saya juga kecolongan lagi. dua kali dengan nominal yang sama 100 rb dengan 100 rb. kesal dan ingin marah.. memang bukan nominal yang besar tapi kemarahan saya muncul karena kenapa enat orang yang mengambil atau makhluk dari manapun itu mengambil dan terus mengambil jirih payah saya.
Langganan:
Komentar (Atom)