ini ada puisi buatmu. nanti kubuatkan lagi,
Di Kota Ini
Di kota ini, setiap sudutnya adalah denyut jantungmu
jalan-jalan yang teduh dan pohon-pohon yang melingkupi
benteng kota dan kisah lama yang terapung dalam
secangkir kopi, kau seduh dalam ingatan. Dan
suara sumbang dari seberang adalah ritus yang usang
dimana semuanya tak lagi kekal dari jarak tak berjejak
kota-kota yang kehilangan raja, dan sejarah seperti ketika
daun-daun berguguran, angin bersapaan dan kembali terulang.
Di kota ini, sesungguhnya, setiap sudutnya adalah harapanku
yang berbinar dari keinginan terus bersamamu.
4 agustus 2016
Selimut malam
Semalam, kita merelakan udara tanpa irama
kesunyian yang terbata dan sangsi begitu menggoda.
tetapi, selembar kain tebal yang menghangatkan
meluluhkan sepi hati kita.
Ranang Aji Sp.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar