Rabu, 27 Juli 2016

Im broken. But no one know..

Mungkin saat inilah saya ada pada titik terlemah saya. Saya malas mencari pekerjaan, saya malas menerima kenyataan dan hidup saya begitu flat; sangat menyedihkan. Saya tidak tau harus bicara dengan siapa, dulu saya punya seorang teman yang selalu menjadi tempat untuk pulang namun sekarang dia menjadi kekasih mantan pacar saya, saya malas harus berputar - putar lagi untuk bercerita dengan orang lain dimulai dari awal.
Mungkin semua orang menganggap saya baik - baik saja bahkan nampak sangat baik. Itu salah.
Saya begitu kecewa dengan diri saya sendiri, dengan keluarga saya bahkan dengan kekasih saya. Semuanya yang mudah ini selalu dibuat rumit. Saya begitu benci keadaan seperti ini.
Saya begitu kesal pada keadaan tanpa mampu merubahnya sendiri. Saya ingin bergerak dengan cepat namun orang yang mengikuti saya berjalan sangat lambat dan ketika saya sudah ada pada titik putus asa mereka sedang ada pada tahap yang sangat cepat. Selalu seperti itu dan selalu berulang - ulang.

Coba bila manusia boleh tidak patuh pada norma - norma yang ada, saya pasti akan lari dan pergi jauh entah ke hutan atau ke kota. Sungguh saya benci keadaan seperti ini yang tidak bisa saya deskripsikan secara utuh disini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

link within

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...