Malam ini saya terbelesit ingin menulis sesuatu dikarenakan ada waktu senggang waktu yang bebas untuk jadi diri sendiri, saya jadi ingin mengungkapkan banyak perasaan saya.
Warning: Jangan kaget jika tulisan ini akan absurd dan tidak terarah.
Terkadang saya berpikir saya ini kurang apa, dari hal yang paling sepele seperti ingin makan apa pasti bisa saya wujudkan saat itu juga. Saya bisa bertemu keluarga saya setiap minggu dan dalam hati kecil saya masih ingin yang lebih lagi. Saya termasuk orang yang pandai mengkabutkan masalah, memediasi hati saya sendiri. Namun, hal yang paling membuat saya sedih adalah ketika saya mendengar atau melihat orang yang belum bisa nyaman tidurnya, memakan nasib buruk yang seharusnya tidak ditimpanya.
Saya tidak bilang saya orang yang tidak punya masalag sama sekali, tapi saya pandai untuk membuat hati saya sendiri bahagia dan senang, mungkin orang lain yang saya lihat menyedihkan bisa juga membuat dirinya bahagia dengan keadaannya.
Baru saja ada satu keluarga silaturahmi ke rumah saya, orang ini adalah partnwr bapak saya mencari rezeki, ibu saya sering bilang istrinya sudah satu tahun tidak bicara dan kondisi anaknya sedikit berbeda dari anak lain, suami mengerjakan segala hal keperluan rumah tangga tanpa partner dan juga mencari rezeki untuk menyambung hidup.
Hati saya runtuh, ketika hari ini saya berhadapan dengan mereka. Rasanya sakit campur aduk.
Segalanya bisa berubah tanpa kendali, bahkan jalan hidup. Mungkin semua orang yang sedang senang sekarang akan merasa susah juga dilain waktu dan juga kebalikannya, tapi ini kelemahan saya, saya tidak bisa melihat orang lain meronta-ronta kesulitan lahir maupun batin.
Saya tersiksa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar