Senin, 30 November 2015

when you fell in love with a horse

pict from pinterest

Setelah beberapa bulan tinggal di club kuda rasanya tidak sesuai kalo tidak bisa menunggang kuda,bukan hanya menunggang tetapi menunggang secara benar, ada step yang harus diikuti seperti untuk pemula harus dapat balance diatas kuda terlebih dahulu lalu belajar trotting.pada tahap trotting yang banyak orang bilang mudah saya sudah sangat kuwalahan, bagaimana tidak, kaki saya selalu bergoyang ketika hendak rising trot, dalam waktu setengah jam saja rising dan sitting trot sudah bisa membuat kaki saya nyeri lebih dari tiga hari.

Beberapa kali menunggang kuda yang sama ketika latihan membuat saya merasa rasa yang lain pada kuda tersebut, lajunya yang menurut saya cocok untuk beginner seperti saya sudah membuat saya cinta pada pandangan pertama, tapi pada suatu hari kuda yang biasa saya naiki menjatuhkan 2 rider, akhirnya rasa takut muncul ketika harus menunggang kuda yang sama.

Tepatnya pada kemarin malam saya riding bersama dengan salah seorang teman, biasanya trainer selalu membagi saya kuda yang sama ketika latihan, namun pada malam itu dia bagi saya kuda lain, kuda yang selama ini selalu tenang ketika saya ajak berfoto dan akhirnya saya boleh menaikinya. karena kuda putih ini lebih tinggi dari yang biasa saya menaiki tangga untuk dapat duduk diatas saddle, saat berjalan dia begitu lembut, ketika masuk dalam oval paddock pun dia masih nampak tenang, saya beri aba - aba untuk berjalan dan memulai trotting, sedikit saya sepak dan whip dia menambah laju dengan tenang, memang kuda putih ini tidak begitu laju kata banyak orang, namun biar begitu saya merasa begitu nyaman dengan lajunya dan yang terpenting saya tidak takut jatuh. kurang dari satu jam saya riding pada malam itu, basah kuyup keringat membuat hati saya makin puas, karena pada riding kali ini saya tidak mengeluh takut jatuh, takut lajunya yang berubah - ubah ataupun takut terkena backing kuda karena lalat yang membuat mereka usil.

Minggu, 15 November 2015

Menua



ketika aku melihat seorang anak perempuan berjalan dengan ibunya, tertawa membicarakan suatu hal yang tidak begitu penting. aku pandang kerutan diwajah di ibu, cantik.. benar - benar kecantikan yang tumbuh dari dalam jiwa seorang ibu. lalu tersemat beberapa pertanyaan dalam hati.. apakah hati ini begitu keras karena tidak ada sentuhan seorang ibu seperti gadis itu dengan ibunya. 

lalu diusiaku saat ini pasti semua gadis sedang dalam fase sangat dekat dengan ibunya namun dalam fase berbeda, yaitu fase sebagai sepasang teman, anak akan memberikan pendapat pada ibunya, begitu pula sebaliknya. banyak hal.. dari menilai pasangannya, menilai pekerjaannya, bercerita tentang masalalu ataupun mimpi - mimpi mereka. 
tidak kah menua begitu terlihat cantik, tiap kerutan diwajahnya mewakili sebuah cerita. ah.. beruntungnya anak gadis itu, kelak aku akan jadi ibu semanis ibumu.. 

Senin, 02 November 2015

chance part 1

saya akan coba jelaskan, saya bekerja disebuah club kuda di Malaysia. anda tanya saya bahagia? berapa besar gaji saya? bagaimana bisa saya dapat melangkah sejauh ini? bagaimana  bisa Public Relations lari ke 'Club Kuda'? 

banyak yang bertanya, terkadang saya buat jawaban tergantung siapa yang tanya, orang yang serius akan saya jawab serius, orang yang keliatan 'suka nyacat' akan saya jawab dengan bumbu- atleast bisa nambah bahan nyacatnya dia. 

banyak orang yang meremehkan pekerjaan saya, apalagi sebelumnya mereka tau berapa IPK saya dan saya juga masuk golongan pertama wisuda dikampus. mereka terutama orang terdekat saya selalu menyarankan bekerja di sebuah instansi atau perusahaan multinasional sesuai dengan cita - cita saya sejak dulu. dan mereka selalu men-streotip bekerja sebagai TKI di Malaysia sama dengan golongan - golongan pekerja kasar yang selama ini di ekspor oleh pemerintah Indonesia. kalau statement dan kicauan orang - orang ini saya kumpulkan mungkin sudah bisa jadi buku satu jilid.

keputusan berat dan besar yang saya ambil menurut 'hemat' saya sudah lebih saya pikirkan dan saya timbang dengan baik - baik, berbeda dengan dulu saya sudah lumayan berubah dari yang suka membuat keputusan dan baru berpikir, sekarang saya balik saya pikir and than I'll make wise decisions. meninggalkan sahabat, keluarga dan lingkungan adalah yang paling berat, segalanya perlu diatur supaya hati saya kuat. biarpun indonesia dan malaysia masih satu rumpun melayu tapi banyak hal yang sangat berbeda, yang terkadang membuat saya sedih dan ingin pulang. tapi satu yang bisa menguatkan, saya harus balik membawa perubahan. 

dulu saya selalu punya cita - cita bekerja dengan berpakaian rapi, memulas lipstik, blush on, full  touch up dan membawa kertas - kertas menaiki elevator. sampai sekarang pun saya masih sering bermimpi seperti itu, apalagi perbedaan pekerjaan saya yang sekarang dengan yang saya ekspektasikan begitu jauh bagai langit dan bumi, ketika asap dari riau begitu tebal, pekerjaan outdoor ini membuat saya sering mengeluh ingin bekerja dengan pakaian rapi dan 'cantik' berapapun bayarannya.

tapi ketika pada suatu titik, saya merasa bahwa pengalaman ini tidak dengan mudah bisa dicapai orang lain, pekerjaan saya sama dengan orang - orang PR yang bekerja di depan meja, jika mereka dibagi menjadi PR eksternal dan Internal perusahaan, pekerjaan saya malah berkali - kali lebih beranekaragam dari mereka yang fresh graduation lalu bekerja sebagai kroco - kroco diperusahaan, ditempat ini saya diharuskan bisa menjalankan semua dari mulai costumer berbahasa melayu, terkadang melayu - english atau kadang bahasa tubuh karena banyak pendatang yang bergabung dengan club kami. 

kadang ketika saya sedang jauh melamun saya merasa bersyukur mendapat bagian seperti ini, saya yakin banyak orang yang ingin dapat pengalaman seperti saya.. bekerja dengan hati, tertawa lepas, disiplin membangun hubungan yang sangat dekat dengan costumer. 

bayangkan, ketika saya pulang ke  rumah banyak yang menanyakan kapan saya akan kembali, bagaimana liburan saya, seringkali costumer memberikan saya es krim secara tiba-tiba, terkadang ada yang membawakan kue coklat ataupun mengorder makanan untuk saya secara diam - diam. to be continued 

link within

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...