Minggu, 26 Juli 2015




aku ingat ketika dulu aku banyak berdoa, aku berdoa begitu khusuk seakan malaikan duduk didepanku dan siap mengantarnya pada Tuhan. Pelajaran berharga mengenai doa aku dapat dari guruku ketika masih dimadrasah, beliau mengatakan tidak ada doa yang tidak dikabulkan, jika doamu belum dikabulkan hari ini maka kumpulan doamu akan hadir ketika hari akhir. aku makin bersemangat ketika berdoa, banyak hal yang akhirnya aku panjatkan hingga makin banyak orang yang aku doakan. 
berbeda dengan saat ini, aku sering luput bedoa, aku hanya sering berharap berharap dan berharap. ketika ditanya mengenai doa aku selalu ingat akan hukum 'hak dan kewajiban', aku sadar karena banyak kewajiban yang aku lalaikan maka aku malu untuk mengajukan hak. 

hari demi hari berganti, rasanya banyak hal yang dulu aku sering panjatkan lalu kini aku dapatkan, ketika itu aku berpikir bahwa benar jika tuhan tidak pernah mendustai umatnya. Tuhan memang yang maha pengasih dan penyayang, bahkan Dia menyayangi umat lalai seperti aku. malu rasanya.






di senja yang begitu kelam
lampu - lampu kota berpendar
jalanan begitu padat, dalam ruang aku senyap

dikota ini, pada senja aku tegap berdiri 
dalam hati aku selalu  berdoa agar semakin jauh dan jauh 

ditempat ini aku sesak, pada nyawa yang banyak menuntut. 

surabaya, 11 Juli 2015



link within

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...